Li-Fi – Internet Wireless Melalui Cahaya

Posted on

Li-Fi merupakan terobosan menarik dalam teknologi sistem komunikasi cahaya visual , Li-Fi atau Light fidelity merupakan teknologi terbaru yang memungkinkan internet dapat terhubung tanpa menggunakan kabel .

Jika sebelumnya kalian sudah kenal dengan Wi-Fi atau Wireless Fidelity yang mampu memancarkan sinyal internet menggunakan gelombang frekuensi radio , Li-Fi menggunakan lampu LED (light emitting diode) untuk memancarkan internet melalui cahaya , kecepatannya bisa sampai 100 kali lipat lebih cepat dibandingkan Wi-Fi .

Li-Fi - Internet Wireless Melalui Cahaya
Li-1st, Perangkat Li-Fi pertama | en.wikipedia.org/wiki/Li-F

Konsep dari Teknologi Li-Fi pertama kali dikenalkan oleh Harold Haas dari Edinburgh’s Institute for Digital Communications yang diberi nama The D-Light project pada bulan Januari 2010 hingga Januari 2012 .

Cara Kerja Li-Fi

Li-Fi bekerja mirip seperti Fiber Optic , seperti yang sudah kita ketahui sebelumnya bahwa cahaya memiliki kecepatan 1.079.252.848,80 KM/jam hal ini dimanfaatkan untuk mentransmisikan data . Bagaimana bisa cahaya mengirimkan data ? baik pada jaringan Fiber Optic maupun Li-Fi , keduanya sama-sama menggunakan kedipan cahaya seperti sandi Morse yang mewakili bilangan biner (0 dan 1)

Li-Fi nantinya akan menyatu dalam setiap bohlam / bola lampu yang kalian gunakan dirumah , teknologi Light fidelity ini diharapkan akan bisa digunakan dimana-mana pada 20 tahun kedepan layaknya Wi-Fi yang kini bisa kalian nikmati dimana-mana .

Li-Fi memiliki bandwidth yang lebih besar karena menggunakan gelombang cahaya , nantinya cahaya yang digunakan mulai dari cahaya yang terlihat hingga cahaya infra red bahkan ultra violet .

Perkembangan Li-Fi

Kini para peneliti sedang mengembangkan sebuah adaptor untuk digunakan pada komputer dan laptop agar bisa menangkap sinyal cahaya dari Li-Fi itu sendiri . Bahkan teknologi yang dijuluki ” sandi Morse versi digital” ini diharapkan juga akan bisa diterima pada perangkat mobile .

Jadi , diperkirakan semua alat penerangan akan bisa digunakan sebagai Li-Fi , dan industri teknologi Li-Fi diperkirakan akan bernilai $ 6.000.000.000 pada tahun 2018.

Teknologi yang sangat revolusioner ini kini masih dalam tahap penelitian dan beberapa startup sudah berani menciptakan lampu Li-Fi yang bisa digunakan sebagai alat penerangan , dekorasi dan alat komunikasi . Kita nantikan saja kelanjutan teknologi masa depan ini , mudah-mudahan bisa menggantikan Wi-Fi yang masih jauh dari kata sempurna .


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *