Apakah Google Bisa Bankrut ?

Diposting pada

Apakah Google perusahaan sebesar ini bisa bankrut ? Melihat kesuksesan google yang bisa dibilang memiliki peran yang sangat besar dalam dunia internet dan informasi , tentu kita bertanya-tanya apakah google bisa bankrut ?

Google didirikan pada 4 September tahun 1998 oleh Larry Page dan Sergey Brin, kini CEOnya adalah Sundar Pichai seorang pemuda asal India.

Kini google bernaung dalam sebuah perusahaan induk bernama Alphabet , dulu google merupakan perusahaan induk sekaligus produk mesin telusur nomor 1 didunia , namun kini Google lebih condong kepada sebuah produk yang sejajar dengan produk Alphabet lainnya seperti Android dan Gmail .

Kembali ke topik bahasan pada artikel ini , apakah perusahaan ini bisa bangkrut ? untuk menjawab pertanyaan singkat ini kita harus melakukan pengukuran untuk mengetahui seberapa besar perusahaan ini .

Daftar Produk atau Perusahaan dibawah Alphabet atau Google

A – Android / AdSense / Analytics / Ara / AdMob / Alerts

B – Blogger / Boston Dynamics / Books

C – Calico / Cardboard / Capital / Contact lenses

D – Drive / DeepMind / Design / DoubleClick

E – Earth / Express

F – Fiber / Fi / Flights / FeedBurner / Firebase / Finance

G – Google (duh) / Gmail / Glass / Groups

H – Hangouts

I – Images / Ingress / Inbox / Invite Media

J – Jump

K – Keep

L – Local / Loon

M – Maps / My Business / Makani

N – Nexus / News / Now / Nest

O – Offers

P – Plus / Play / Photos / Picasa / Pixate / Patents

Q – [Nexus] Q

R – Refine / reCaptcha

S – Search / Self-driving car / Shopping / SageTV / Stackdriver / Skybox / Skia / Scholar

T – Translate / Tango

U – URL shortener

V – Voice / Ventures / VirusTotal / Video

Simak Juga :  Cara Live Streaming Di Youtube Dengan Mudah

W – Wear / Wallet / Web Toolkit / Wing

X – Google X labs

Y – YouTube

Z – Project Zero / Zagat

Melihat daftar diatas , Alphabet memiliki produk yang sangat banyak dan memenuhi segala aspek kebutuhan manusia , khususnya dalam dunia Internet . Dengan skala yang sebesar ini sungguh sulit untuk membayangkan bagaimana perusahaan sebeesar ini bisa bangkrut ?

Namun sebesar apapun sebuah perusahaan akan selalu ada tantangan dan rintangan yang mungkin sekali berdampak buruk bagi perusahaan tersebut .

Lalu apakah Google bisa bankrut ?

Jika melihat beberapa perusahaan besar yang dulu sukses namun berakhir pada kebangkrutan , tentu banyak kemungkinan yang bisa didapat oleh google untuk mengalami kebangkrutan .

Contoh perusahaan besar yang akhirnya melemah .

  1. Friendster – Friendster didirikan pada tahun 2002 , awalnya Friendster disebut sebut sebagai satu-satunya social media yang sukses dan paling banyak digunakan . Pendanaan awal yang mereka dapatkan terbilang fantastis yaitu $12 million atau sekitar 160 miliar jika dikonversi dengan kurs dolar hari ini . Kesuksesanya terus merangkak naik hingga pada tahun 2008 tercatat ada 115 Juta pengguna dari seluruh dunia dan juga masuk kedalam daftar 50 situs terbesar dunia berdasarkan ranking Alexa . Namun kesuksesannya anjlok sekitar tahun 2010 ketika itu Facebook menjadi sangat populer dengan inovasi – inovasi terbarunya . Tidak ingin menyerah Friendster memutuskan merubah konsep websitenya menjadi Social Gaming Media yang fokus menyajikan game-game browser base dengan perpaduan Social media , Namun pada tahun 2015 tepatnya bulan Juni tanggal 14 , Friendster lebih memilih menghentikan seluruh layanannya .
  2. Blackberry – Blackberry didirikan pada tahun 1984 , awalnya perusahaan ini lebih dikenal dengan nama Research in Motion , hingga pada tahun 2001 mereka meluncurkan BlackBerry Pearl 8100 . Kesuksesannya terus merangkak naik hingga pada tahun 2011 Blackberry sangat terkenal diseluruh dunia bahkan di Indonesia . Kesuksesan Blackberry mulai anjlok ketika Android mulai disukai masyarakat . Hingga akhirnya pada tahun 2015 , pengguna Blackberry di USA hanya 1.2% saja . Blackberry pun mencoba mengulangi kesuksesannya dengan memproduksi Smartphone Blackberry dengan OS Android , device android pertamanya adalah BlackBerry Priv . Namun penjualannya tidak sehebat produsen smartphone Android lainnya seperti LG dan Samsung .
Simak Juga :  Di China Ada Teknologi Untuk Kendalikan Mobil Lewat Pikiran

Selain dua perusahaan diatas , masih banyak perusahaan besar lain yang akhirnya melemah karena kalah dalam bersaing . Jika melihat contoh diatas , maka mungkin saja Google dan produk lainnya seperti Youtube dan Gmail mengalami pelemahan bahkan kebangkrutan .

Beberapa kemungkinan penyebab Google Bangkrut

  1. Munculnya pesaing baru dengan inovasi yang lebih maju dan dibutuhkan oleh masyarakat .
    Biasanya jika ada perusahaan atau inovasi yang lebih maju dan dibutuhkan oleh masyarakat , Google akan mengakusisi perusahaan atau inovasi tersebut , hal ini membuat Google justru lebih kuat dan berkembang.
  2. Terhentinya layanan Internet dalam skala yang besar dengan durasi yang lama . Sebagian besar layanan Google digunakan melalui jaringan Internet , jadi jika internet seluruh dunia mati mendadak dengan waktu yang lama maka google mungkin saja melemah karena beberapa produknya mengalami penurunan angka penggunaan.

dan masih ada beberapa penyebab lain yang mungkin bisa melemahkan Google . Namun ada satu hal yang perlu dicatat yaitu bahwa google memiliki peran yang sangat penting terutama dalam kegiatan marketing bisnis yang memanfaatkan dunia internet , karena google memiliki mesin penelusuran , analytic dan jaringan iklan yang terlanjur digunakan oleh masyarakat diseluruh dunia , maka selama penggunanya ada dan terus bertambah , Google akan semakin kuat dan besar.