WiFi Tidak Berbahaya Seperti Yang Dibayangkan

Diposting pada

Wifi berbahaya untuk kesehatan ? sambil kaget dan merasa takut itulah yang saya katakan dalam hati ketika membaca artikel yang membahas bahaya wifi untuk kesehatan dan sebagainya . Seakan tidak percaya dan memang beberapa artikel yang ditulis oleh situs media online besar indonesia ini seolah-olah tanpa dasar yang kuat .

Beberapa point yang dituliskan dan cukup mencengangkan antara lain bahwa wifi dapat merusak sperma , wifi dapat mengganggu pertumbuhan anak , wifi menyebabkan kangker , dan masih banyak lagi bahaya wifi yang seolah-olah mengerikan dan memiliki efek seperti bom nuklir pada kehidupan manusia.

Baca Juga : 15 Cara Memperkuat Sinyal WiFi Pada Android dan Laptop

Setelah membaca artikel-artikel tersebut , saya merasa ragu karena media online besar yang menulis artikel bahaya wifi tersebut tidak memberikan link atau sumber prinsip dari bahaya-bahaya wifi yang mereka tulis , seolah-olah bahaya wifi tersebut hanya pencocokan semata dan guna mengejar rating pembaca saja.

WiFi Tidak Berbahaya Seperti Yang Dibayangkan 2
WiFi Tidak Berbahaya Seperti Yang Dibayangkan 2

Untuk memberikan kejelasan dan klarifikasi mengenai pertanyaan saya “Apa benar wifi itu berbahaya untuk kesehatan ?” berikut ini bukti bahwa wifi tidak seberbahaya yang mereka kira :

Baca Juga : 10 Cara Mengatasi Android Lemot dan Ngelag

Apakah Benar WiFi Menyebabkan Kangker ?

Pada artikel yang saya baca , penulisnya salah dalam menggolongkan radiasi , penulis artikel yang membahas WiFi menyebabkan kangker , menganggap radiasi WiFi sama besarnya dengan Radiasi Nuklir . Meskipun WiFi memang memancarkan radiasi , namun tergolong radio-frequency band (RF) yang rendah energy , non-ionizing dan tidak memiliki kekuatan untuk merusak bahkan melukai .

Simak Juga :  Cara Menyambungkan Wi-Fi Ke Komputer Dengan Mudah

Para ilmuan sudah menggolongkan radiasi wifi sebagai radiasi yang sangat tidak berbahaya . Dan sebuah studi telah dilakukan dengan cara memaparkan radiasi RF pada beberapa hewan dan hasilnya para ilmuan tidak menemukan adanya peningkatan resiko kangker karena paparan radiasi RF.

Penelitian pada manusia juga sudah dilakukan , dan terbukti bahwa orang-orang yang bekerja pada lingkungan dengan paparan radiasi RF tidak menunjukan peningkatan resiko terkena kangker .

SUMBER

Apakah Benar WiFi Merusak Sperma dan Menurunkan Kesuburan ?

Lagi-lagi penulis menuliskan sebuah statement yang tidak memiliki dasar yang kuat , memang banyak artikel yang berjudul “Wi-Fi Laptops Potentially Hazardous to Sperm” tapi isi dari artikel-artikel itu menuliskan kemungkinan gangguan kesuburan pria disebabkan oleh pria yang menggunakan laptop diatas kemaluannya , laptop menghasilkan panas , sperma tidak kuat panas . Tidak ada 1 pernyataan yang jelas mengenai wifi dan pengaruhnya terhadap sperma .

Jadi panas laptop bukan wifi nya yang merusak !

SUMBER

Apakah Wifi Mempengaruhi Otak Membuat Pusing , Memicu stres jantung Dan Susah Tidur ?

Hal ini tidak mutlak mempengaruhi semua orang , ada 5% dari total populasi didunia ini yang memang “katanya” alergi dengan gelombang electromagnetic , alergi gelombang electromagnetic juga merupakan sebuah gangguan yang tidak ada bukti secara ilmiahnya , dan penyakit ini lebih mirip dengan ketika seseorang tiba-tiba gatel-gatel gara-gara dibohongin temennya yang bilang kalau di punggungnya ada ulet bulu .

SUMBER SUMBER2

Apakah Wifi Menghambat Pertumbuhan ?

Pada artikel yang saya baca ,penulis juga menuliskan bahwa sebuah studi dilakukan di australia pada tahun 2009 dan hasilnya terbukti bahwa wifi menghambat pertumbuhan . Studi yang dia katakan itu ngarang ! Pada tahun 2009 itu peneliti melakukan studi mengenai peningkatan kangker di australia dan tidak membahas wifi sama sekali !

Simak Juga :  Harga Raspberry Pi 3 , Spesifikasi dan Tanggal Rilis

SUMBER

Apakah Wifi Mengganggu Sel Tumbuhan ?

Pada artikel yang saya baca , penulis menerangkan bahwa penelitian yang dilakukan di Denmark menunjukan wifi membuat tumbuhan tidak bisa tumbuh dengan sempurna .

Saya kasih tau faktanya : Penelitian di Denmark dilakukan oleh murid smp umur 15 tahun , penelitiannya dilakukan dalam sebuah ruangan kelas dalam waktu 12 hari . Murid SMP umur 15 tahun penelitiannya belum bisa dipercaya , mengingat mereka belum tau bagaimana caranya melakukan penelitian dengan baik .

SUMBER

Khawatir lebih berbahaya dari pada WIFI !

Satu point yang benar mengenai WiFi dan kesehatan , khawatir yang berlebihan justru lebih membahayakan kesehatan kalian .

Televisi masih jauh lebih berbahaya dibanding WiFi .

Per tahun 2015 saja diperkirakan ada lebih dari 1.800.000.00 smartphone yang digunakan seluruh dunia. SUMBER

Ada lebih dari 300.000.000 laptop dijual setiap tahunnya dengan 90% laptop memiliki 24 Ghz WiFi didalamnya. SUMBER

Lebih dari 500.000.000 orang menggunakan WiFi sejak 8 tahun terakhir SUMBER

Sekarang dimana-mana ada WiFi , di taman , di mall , di rt , di rw , di pesawat , di bus , di sekolah .

Sejauh ini belum ada orang yang jadi kangker , mandul dan susah tidur gara-gara wifi .

Tidak ada salahnya membatasi penggunaan WiFi jika kalian sudah terlanjur khawatir , karena khawatir berlebihan lebih tidak menyehatkan dibanding WiFi .

Cerdaslah dalam membaca dan menerima sebuah berita , pahami maksudnya pastikan memiliki sumber yang kredibel jangan hanya bersumber “cocoklogi” .

Comments are closed.