Bisakah YouTube Dijadikan Sebagai Pekerjaan Utama?

Bekerja sebagai YouTuber, hal tersebut terdengar tidak asing lagi di telinga kita karena di Indonesia saat ini sudah banyak channel-channel YouTube sukses. Terlebih lagi jika anda sudah mengetahui berapa penghasilan dari YouTube setiap bulannya.

Karena hal-hal seperti itu akhirnya banyak sekali teman-teman sekitar kita yang bercita-cita untuk menjadi seorang YouTuber. Tidak jarang juga orang yang menganggap menjadi YouTuber itu mudah dan uangnya banyak sehingga mereka berambisi untuk membuat Channel YouTube.

Lalu munculah pertanyaan Bisakah YouTube Dijadikan Sebagai Pekerjaan Utama? Apakah untuk mendapatkan penghasilan dari YouTube itu mudah? Jika anda termasuk kedalam orang yang memiliki pertanyaan-pertanyaan tersebut, maka artikel ini akan menjawabnya.

Bisakah YouTube Dijadikan Sebagai Pekerjaan Utama?

Para YouTube Creator Yang Sukses Berkarir Di YouTube
Para YouTube Creator Yang Sukses Berkarir Di YouTube

YouTube memang mampu menghasilkan uang bagi siapa saja yang mengunggah konten originalnya. Namun YouTube bukanlah tempat untuk mencari uang yang banyak dalam waktu yang singkat.

YouTuber kebanyakan biasanya meraih kesuksesan channel youtubenya antara 6 hingga 12 bulan sejak awal pembuatan channel. Dengan catatan dia konsisten dalam kualitas video yang dia upload (tidak sembarangan upload video punya orang dll).

“Tak mungkin menang besar kalau tak berani tarung besar” itulah kutipan lirik lagu Seringai berjudul Akselerasi Maksimum yang pas jika anda ingin menjadikan YouTube sebagai pekerjaan dan sumber penghasilan utama.

Jadi jawaban untuk pertanyaan Bisakah YouTube Dijadikan Sebagai Pekerjaan Utama? adalah bisa namun butuh waktu hingga traffic dan penghasilan channel youtube kita stabil dan mampu menutupi semua biaya yang dikeluarkan untuk membuat sebuah video.

Jika anda memang benar suka dalam rutinitas membuat video , mengedit video , berbciara didepan kamera , mengisi narasi , membuat animasi dll maka YouTube adalah wadah yang tepat untuk orang kreatif seperti anda.

Namun jika anda ingin menjadi YouTuber karena ingin dapat uang banyak tapi tidak mau capek, maka pemikiran itu salah besar. Membangun sebuah Channel YouTube yang besar dan sukses itu butuh modal yang cukup besar.

Anda harus mengupload video secara rutin, video yang diupload pun harus menarik. Anda harus rekam video atau membuat animasi, belum lagi mengisi suara dengan narasi atau lagu.

Resiko Menjadi YouTuber

Banyak juga orang yang beranggapan “udah aja jadi YouTuber sampe tua, enak cuma upload video dapet duit” Sebenarnya menjadi YouTuber itu banyak sekali resikonya sama seperti usaha berdagang. Kadang laku kadang engga, dan berikut ini beberapa resiko yang harus dihadapi oleh seitiap YouTuber :

  • Resiko dapet Saingan Baru.
  • Resiko Channel YouTube nya di suspend karena melanggar aturan YouTube.
  • YouTube dan Adsense juga bisa bangkrut.
  • Resiko anda tidak cantik/ganteng lagi hehe.
  • Resiko kehabisan ide.

Jadi segala sesuatu itu butuh usaha yang maksimal agar hasilnya juga maksimal. Dan jika anda ingin menjadikan YouTuber sebagai pekerjaan dan sumber penghasilan utama, maka untuk awal-awal anda harus memiliki pekerjaan (real job) dulu, baru nanti jika penghasilan dari YouTube sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari anda bisa meninggalkan real job anda.

Dan untuk bisa sukses menjadi YouTuber adalah dengan cara:

  1. Mulai dari sekarang
  2. Terima segala resiko yang ada
  3. Tetap kreatif dan konsisten
  4. Sabar menghadapi rintangan

Karena mencoba itu sangat baik untuk menambah pengalaman, jadi silahkan coba jadi YouTuber kalau suka lanjut kalau engga yaudah hehe.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here